Tag Archives: garlic

ngidam kerupuk nasi

Di Indonesia kerupuk nasi lebih dikenal sebagai gendar atau kerupuk gendar. Padahal, kalau tidak, salah kata gendar adalah sebuah kata dalam Bahasa Jawa. Entahlah. Anyway, saya hobi banget makan kerupuk yang satu ini. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kerupuk nasi atau gendar ini selain, tentu saja, nasi juga bleng. Sejak entah berapa tahun terakhir banyak orang menyangsikan keamanan […]

dumpling a la Nepal dan Tibet

Seringkali ketika kami sedang sempat ngobrol face-to-face via facetime adik saya bercerita tentang makanan yang dia buat atau masak. Saya juga sih. Sesekali dia membuat dim sum atau dumpling. Duuhh.. Duluuu sekali, ketika kami kecil dan ayah kami belum kena diabetes kami cukup sering makan di restoran atau warung. Salah satu restoran yang kerap kami […]

vegetable stir-fry with zucchini

Di Belanda sini zucchini dikenal dengan nama courgette. Kalau kata zucchini dipinjam dari bahasa Itali, maka kata courgette  dipinjam dari bahasa Prancis. Pertama kali saya mengenal jenis sayur yang satu ini ketika masih menjalani studi tari di New Delhi tahun 2001 dulu. Teman sekamar saya berasal dari Prancis. Dari Paris, tepatnya. Suatu hari dia menemukan […]

fried tahu coated with mix-flour mixture

Tahu has always been my favorite. Along with tempe. I love its soft texture. And the taste is not very soya.. :) It’s been already some months that it was absent from my kitchen. I missed the taste. So I bought one big piece last wednesday from an Asian store in Arnhem. It spent one […]

ayo bikin bakpao

Bakpao adalah satu dari sekian jenis makanan yang menjadi kegemaran Ron, suami saya. Biasanya sebagai makan siang di kantor. Memang praktis. Membuatnya juga mudah sekali. Nah, masalah sudah cukup lama saya tidak membuat bakpao. Entah kenapa. Hampir satu tahun kalau tidak salah. Sampai sabtu yang lalu kami melihat bakpao yang dijual beku di sebuah supermarket. […]

tempe goreng tepung

Kamis kemarin ini saya pergi ke Köln mengunjungi teman lama + keluarganya. Saya membawa 3 pak tempe (mentah). Pulang hari. Berangkat pagi, pulang malam. Saya membawa 3 pak tempe (mentah). Sebelum berangkat pulang kembali ke Belanda saya disuguhi makan malam. Nasi, ayam berbumbu siap pakai yang tinggal dipanaskan di oven, sayur bayam dan….tempe goreng tepung! Tempe goreng […]

kering tempe

Saya ini penggemar kering tempe. Khususnya yang dibuat oleh ibu saya. Kalau ibu saya yang bikin, tidak hanya pakai tempe, tapi juga kentang. Jadilah kering tempe-kentang. Sejak kembali dari Indonesia awal april yang lalu saya lumayan jarang makan masakan Indonesia. Tapi sebenarnya juga malas masak masakan jenis lain. Ingin yang praktis-praktis saja. Tapi kamis minggu […]