Tag Archives: cake

cake marmer

Saya rasa kita semua punya hal-hal favorit. Dan banyak hal-hal favorit tersebut datang dari masa kecil. Yang paling langgeng kita ingat biasanya berupa makanan. Salah satu makanan favorit saya adalah cake marmer. Marble cake. Cake yang satu ini cake favorit dari masa kecil saya. Dulu ibu saya sering membuatnya. Dan beliau sering membuatnya karena saya […]

banana bread

Sudah lamaaaaa sekali saya tidak menulis di Kitchen Epic. Kangen! Dan akhirnya, sekarang, bisa duduk tenang di depan komputer untuk mulai menulis lagi di Kitchen Epic… :) Pisang! Saya suka sekali buah yang satu ini. Tidak menyegarkan. Tapi mengenyangkan. Hampir selalu ada di rumah. Tapi kadang, sudah dibeli, sudah dimakan beberapa buah, lalu bosan. Masih […]

cake buah kering: repost with recipe!

Beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang cake buah kering. Sayangnya cake ini saya buat somewhere di tahun 2010. Dan seperti yang menjadi kebiasaan saya, kalau habis bikin cake, resepnya tidak saya catat. Resep-resep itu biasanya saya dapat dari koleksi buku dan majalah resep yang tersedia di rak buku saya. Selain itu tentu dengan googling. […]

cake buah kering

Cake buah kering ini sudah lama saya buat. Tahun 2010. Kebetulan saya foto karena hasilnya bagus. Tapi waktu itu blog ini belum ada. Berhubung baru habis melihat-lihat foto lama dan kemudian menemukan foto cake buah kering ini, jadi ya saya posting di sini. Sayangnya saya tidak ingat lagi resepnya. Harus saya cari dulu. Mudah-mudahan bisa […]

mango cheesecake

Tiap kali berkesempatan pulang ke tanah air, saya pasti menyempatkan diri membeli beberapa buku resep masakan. Juga majalah kuliner. Salah satunya majalah Santap. Di salah satu majalah Santap yang saya beli tempo hari (edisi 15 Agustus – 14 September 2006) ada resep mango cheesecake. Cantik. Dan kelihatan enak. Apalagi diberi topping irisan mangga tipis-tipis. Nyaamm! […]

blueberry cheesecake: a successful try

Blueberry cheesecake! Tiap kali menyebut nama cake yang satu ini, pasti orang-orang yang mendengarnya akan berkata “nyaaammm”. Dulu, ketika saya masih di Jakarta, adik saya, Titut, pernah membuatnya. Tapi tentu saja menggunakan selai blueberry. Sebab tidak tahu di mana bisa mendapatkan blueberry segar di Jakarta. Kalaupun ada, pasti harganya mahal sekali. Ini dugaan saya loh. […]