Category side dish

Kimchi rumahan

Pertama kali saya mencicip kimchi ketika saya tinggal di New Delhi, India, dalam rangka studi tari. Suatu hari, seorang kawan baik berkebangsaan Korea Selatan menawari saya untuk kost bareng dia. Wah, tentu saja saya tak menolak tawaran menarikĀ ini. Pendek cerita, saya mengiyakan dan tak lama kemudian saya boyongan, pindah ke kamar kostnya. Dan di situlah […]

pindi chole dengan roti balon

Bila ada cinta tentu saja ada rindu. Saya cinta India. Khususnya Delhi. Dan tentu saja saya selalu rindu Delhi. Tidak hanya beberapa manusia yang saya kenal di sana. Tapi juga suasananya. Hiruk pikuknya. Seni budayanya. Barang-barang kerajinan budayanya. Dan tentu saja…. makanan-penganan khasnya. Salah satu makanan khas India yang menjadi favorit saya adalah pindi chole. […]

Ron dan lasagna bolognese ala Retno

Sudah lama saya kepingin makan lasagna. Apa aja deh. Bolognese juga gak nolak. Itu yang paling umum kayaknya ya. Dulu waktu masih di Jakarta kakak perempuan saya yang hobi bikin lasagna bolognese. Enak bikinan dia. Tapi di Belanda sini biar ngarep sampai bego dibikinin lasagna bolognese sama dia juga nggak bakal terkabul. Apa yang bikin […]

potato-red beet root salad

Sudah lama saya ingin membuat salad ini lagi. Tapi ketika itu saya tidak bisa mendapatkan bit merah yang segar. Musim bit merah belum tiba. Jadi saya batalkan. Lebih baik sabar menunggu hingga bit merah segar bisa dibeli di pasar atau di supermarket. Jumat lalu, seperti biasa, saya ke pasar di Arnhem. Banyak kios sayuran yang […]

dolmas

Entah dari mana asal mula hidangan yang satu ini. Beberapa negara mengaku menjadi tempat asalnya yang asli. Turki, Marokko, Cyprus dan Yunani. Saya menganggap hal ini tidak terlalu penting. Satu hal penting yang saya tahu adalah bahwa hidangan pendamping (side dish) ini enak!! Terbuat dari bahan dasar beras, daging cincang (optional bagi yang vegetarian), bumbu-bumbu […]