telur orak-arik dengan sentuhan tanaman liar

Eropa, seperti halnya Amerika Utara, adalah daerah asal tanaman liar Dandelion. Di Indonesia dikenal juga sebagai Randa Tapak. Di Belanda dikenal sebagai Paardebloem.

DSCF0692-edited 02

Tanaman liar ini menyebar dengan cepat berkat biji buahnya yang tertiup dan terbawa angin ke segala arah. Kita di Indonesia lebih mengenal biji buah dandelion ini sebagai bunga tiup.

DSCF1975-edited 02

Kebun belakang dan taman depan rumah saya di Belanda tak luput dari serangan tanaman liar yang satu ini. Di awal tinggal di Belanda saya selalu mencabuti dandelion sampai ke akar-akarnya untuk kemudian saya buang di tong sampah hijau. Tapi itu berlangsung tak lama. Kemudian saya belajar tahu dari ibu saya bahwa randa tapak ini adalah tanaman liar yang memiliki khasiat bagi kesehatan. Wow! Terima kasih ya, Mam, untuk info yang sungguh bermanfaat ini.

Saya segera menindaklanjuti info tersebut. Googling adalah satu cara ampuh untuk mencari info tentang apa saja. Teknologi media jaman sekarang yang sungguh super canggih harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan hal-hal baik dan positif. Salah satunya, mencari info tentang tanaman dandelion. Rumah informasi online yang menjadi wadah informasi awal cukup lengkap menurut saya adalah Wikipedia. Di rumah informasi online ini jugalah saya mendapatkan informasi lanjutan yang menarik tentang si tanaman liar penuh khasiat. Bisa dibuka di sini linknya.

Sejak itu saya mulai memberi penghargaan yang lebih tinggi akan kehadiran dandelion di taman depan dan, khususnya, kebun belakang rumah saya.

Berhubung taman depan rumah sungguh terbuka dan bisa diakses siapa dan apa saja, jadi tanaman dandelion yang tumbuh di taman depan tetap saya cabuti sebanyak mungkin sebisa saya. Sedangkan tanaman dandelion yang tumbuh di kebun belakang, sebagian saya biarkan tetap tumbuh, bahkan saya pelihara. Sementara sebagian lainnya, terutama yang tumbuh di pojok-pojok yang tidak strategis, tetap saya cabuti dan buang ke tong sampah hijau.

DSCF2067-edited 02

DSCF2068-edited 02

Tahun 2016 ini ada beberapa tanaman dandelion yang tumbuh liar di bak tengah kebun belakang. Dua di antaranya saya biarkan tetap tumbuh. Yakni yang rumpunnya rimbun dan bagus. Yang lainnya rencananya akan saya cabut dan buang. Tapi rencana ini masih harus ditindaklanjuti supaya benar-benar terjadi.

DSCF2069-edited 02

Dua rumpun dandelion yang saya pelihara sudah beberapa kali memberi saya makan.

Iya. Selain punya khasiat bagi kesehatan, tanaman dandelion ini bisa dikonsumsi sebagai sayur biasa. Daun, bunga dan akar. Semua bisa dikonsumsi.

Beberapa minggu yang lalu saya ingin sekali makan sayur hijau yang cuma ditumis biasa. Tapi kebetulan tidak punya stok sayuran hijau di lemari pendingin. Dan saya berpetualang di kebun belakang. Memetik tangkai-tangkai daun dan bunga dandelion segenggam penuh. Membawanya ke dapur, mencuci bersih dan meniriskan sekadarnya. Lalu merajang bawang bombay dan bawang putih. Memotong sebuah tomat yang ukurannya cukup besar menjadi kotak-kotak besar. Saat itu saya juga masih punya sepotong tempe. Saya potong dadu dan goreng setengah matang. Lalu menumis semuanya hanya dengan bumbu garam dan lada putih. Saya santap sebagai teman nasi putih panas. Aduhai rasanya. Sungguh Tuhan Maha Baik.

tumis dandelion collage 03

Pagi ini pagi hari Kenaikan Isa Al-Masih, dan di Belanda bertepatan juga dengan peringatan hari pembebasan dari penjajahan Nazi Jerman di masa Perang Dunia kedua. Saya terbangun dengan sendirinya sekitar pukul 08.30 pagi. Buat mereka yang tinggal di Indonesia pasti dimasukkan dalam kategori mbangkong. Bolehlah. Sebab hari ini kan hari libur nasional. Suami libur kerja. Itu berarti saya libur dari tugas harian standard di pagi hari.

Pelan-pelan mengumpulkan nyawa. Saya bikin teh tubruk bekal dari kampung ayah. Sungguh nikmat. Lalu pergi ke kebun belakang untuk memasang taplak meja kebun. Lalu lapar yang kepagian datang menyerang. Saya mengeluarkan empat lembar roti gandum coklat dari lemari pembeku. Ingin menyantapnya dengan telur orak-arik. Tapi saya malas banget dengan ide telur orak-arik bersahaja tanpa embel-embel apapun. Saya ingin si telur diorak-arik dengan campuran sayuran. Hari yang indah kan harus diawali dengan sarapan yang menyehatkan. Toh?

Lagi-lagi tak ada stok sayuran hijau di lemari pendingin.

Kok sering ya.

Jadilah saya ngeloyor ke kebun belakang, memetik beberapa tangkai daun dan bunga dandelion. Setelah dicuci bersih lalu saya rajang kasar. Kemudian saya tumis bersama seperempat butir bawang bombay, garam dan lada putih secukupnya. setelah berbau harum, saya tuangkan telur kocok. Aduk-aduk. Orak-arik. Jadilah si telur orak-arik dengan sentuhan tanaman liar dandelion ini.

DSCF2048-edited 02

DSCF2049-edited 02

DSCF2050-edited 02

Menyantap telur orak-arik sehat dengan roti gandum coklat ditemani satu cangkir besar teh tubruk dari kampung ayah di kebun belakang yang permai bikin pagi ini tadi sungguh tiada duanya.

DSCF2056-edited 02

Seperti biasa, saya mengabadikan kegiatan dapur pagi ini. Tapi mungkin karena nyawa belum terkumpul sepenuhnya, beberapa foto yang saya ambil hasilnya kurang jelas. Hampir bisa dipastikan tangan saya bergoyang tanpa saya sadari ketika menjepret. Sayangnya saya baru menyadari ini ketika foto-foto itu telah saya transfer ke komputer. Dan roti gandum coklat berisi telur orak-arik daun dandelion itu sudah lama lenyap tak berbekas. Jadi, tak bisa menjepret ulang. Alhasil, foto-foto kurang jelas itu tetap saya upload di postingan ini. Tak apa, ya?

Sekali lagi, terima kasih, Tuhan, untuk hal sederhana yang sungguh nikmat tiada duanya ini.

 

* * * * * * *

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: