kentang goreng sisa kemarin

Saya suka… banget makan kentang goreng. Dulu dikenal sebagai french fries. Tapi saya lebih suka menyebut makanan yang satu ini sebagai potato fries. Dan saya suka yang versi Belanda. Bukan yang versi Prancis.

Kenapa?

Sebab kentang goreng versi Prancis ya seperti yang disajikan di restauran cepat saji penjual burger yang terkenal itu. Penampilang si kentang goreng super langsing bak para model di rumah-rumah mode di negara yang sama. Kalau ngemplok kentang goreng versi Prancis cuma satu, mulut terasa kosong.

Ketika datang ke Belanda pertama kali saya berkesempatan mencicipi kentang goreng khas negara liliput ini. Penduduk lokal menyebut si kentang goreng sebagai patat. Negaranya sih boleh liliput. Tapi kentang gorengnyaView post dong… mantap jaya. Walaupun masih kalah gede ukurannya dengan kentang goreng versi Belgia. Kalau menurut saya sih patat, si kentang goreng Belanda ini, ukurannya pas. Tidak langsing. Tidak obesse. Pas.

Patat mudah diakses. Tidak perlu menggoreng sendiri di rumah. Tinggal ke kafetaria yang paling dekat dengan rumah. Orang-orang menyebutnya juga sebagai patatzaak.

Di dekat rumah saya ada satu kafetaria atau patatzaak yang menjual kentang goreng enak banget. Pemiliknya sepasang suami-istri Cina muda. Mereka ramah banget. Dan porsi patatnya itu loh, lebih banyak daripada porsi patat kalau beli di patatzaken yang lain.

Sejak minggu yang lalu suami dan saya sibuk beberes dan bebenah rumah. Ceritanya kurvei besar-besaran. Dimulai dari dapur. Jam 6 sore datanglah rasa lapar. Kami memutuskan untuk beli patat saja supaya nggak perlu masak. Saya malas masak karena sudah capek seharian membersihkan dan membereskan dapur. Kami beli patat dengan porsis keluarga untuk tiga orang seharga 4 euro. Kantong kertas berisi patatnya sampai meluber. Si ibu tega banget bikin si kantong kertas megap-megap, muntah patat. Kami? Nyengir kegirangan.

Sesampai di rumah isi kantong kertas itu saya tuang ke mangkok besar. Sampai jatuh meluap ke meja. Ajegile deh. Jelas nggak habis dalam sekali makan malamlah. Tiga kali dimakan berdua baru habis.

kentang goreng yang baru dituang ke dalam wajan teflon.

kentang goreng yang baru dituang ke dalam wajan teflon.

Setelah dinikmati pertama kali, sisanya yang masih banyak banget itu ya disimpan di lemari pendingin. Dulu kalau mau menikmati kentang goreng sisa kemarin hangat-hangat saya panaskan di microwave. Walaupun kentang gorengnya memang jadi panas lagi, tapi jadi keplek letoi juga. Nggak kriuk. Kalau mau panas dan kriuk biasanya saya panggang sebentar di dalam oven. Yang jelas nggak digoreng ulang dalam minyak yang banyak. Cara yang terakhir ini si kentang goreng memang jadi panas lagi, tentu saja. Tapi jadi keras juga. Bukan kriuk, tapi kretak!

kentang goreng yang sudah selesai digoreng ulang tanpa minyak.

kentang goreng yang sudah selesai digoreng ulang tanpa minyak.

Beberapa waktu yang lalu, saya ingin makan kentang goreng sisa kemarin tapi yang panas dan kriuk. Microwave atau panci dengan minyak yang banyak jelas bukan jalan keluar. Tapi saya juga malas menyalakan oven. Cuma mau makan kentang goreng sisa kemarin saja kok buang-buang energi banyak banget. Lalu saya lihat ada wajan teflon nganggur di atas kompor. Bekas dipakai untuk nyeplok telur yang nyaris tanpa minyak. Hmmm… Jadilah si wajan saya panaskan. Lalu sisa kentang goreng saya tuangkan ke dalamnya. Iya, saya sangrai. Kentang goreng sisa kemarin itu saya goreng tanpa minyak di wajan teflon. Ternyata hasilnya super oke punya. Nggak hanya panas, si kentang goreng jadi kenceng lagi dan kemriuk. Yang jelas nggak butuh oven dengan energi yang besar.

Coba deh.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: