jus yang menghangatkan tubuh

Kalau mendengar kata “jus” tentu kita membayangkan minuman dari sari buah yang berefek menyegarkan dan mendinginkan tubuh. Memang jus lebih banyak disajikan di negara-negara yang beriklim panas. Biasanya negara-negara beriklim tropis. Sebab tubuh yang kepanasan karena suhu udara yang tinggi perlu didinginkan. Jus sangat menolong, selain juga menyehatkan karena kandungan berbagai macam vitamin dan mineralnya.

Musim panas 2013 kemarin saya sempat main ke Berlin. Ke sana untuk menengok teman baik. Seorang Argentina yang menetap di sana karena studi. Selama di Berlin 5 hari itu saya sempat jalan-jalan sendiri juga, karena teman Argentina saya itu sesekali mesti pergi bekerja. Ketika sedang jalan-jalan sendiri itulah saya menemukan satu kedai jus jeruk di pelataran kecil sebuah pertokoan.

2013-07-30 20.35.58-edited

2013-07-30 20.30.14-edited

Yang anehnya buat saya ketika itu, jus jeruk yang ditawarkan si pemilik kedai bukan semata jus jeruk. Namun jus jeruk yang dicampur dengan jahe. Woww.. Gimana pula rasanya jus jeruk dicampur jahe? Berusaha mengira-ngira dan membayangkan perpaduan rasa jeruk dan jahe dalam imajinasi, tapi tak berhasil. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli satu gelas. Supaya benar tahu rasanya seperti apa. Daripada susah payah membayang-bayangkan dan gagal pula.

2013-07-30 20.35.50-edited

satu gelas plastik kecil 2 euro. Mahal juga ya. Apa boleh buat. Saya penasaran banget. Jadilah saya membeli. Sambil menunggu dibuatkan jus jeruk campur jahe itu saya duduk di kursi yang disediakan sambil ngobrol sama si pemilik kedai. Pemilik kedainya ramah banget. Bukan orang Jerman. Kalau nggak salah ingat dia orang dari Timur Tengah. Tapi sudah lama sekali tinggal di Berlin.

2013-07-30 20.33.11-edited

Beberapa menit kemudian jadilah si jus jeruk-jahe itu. Sebab belum pernah mencicipi kombinasi rasa jeruk dan jahe, saya sangat berhati-hati menenggak si jus. Bukan menenggak, tapi lebih pada menyeruput sececap. Takut kaget dengan rasa yang tidak bersahabat.

Eh… ternyata, walaupun berasa asing, tapi kombinasi rasa jeruk dan jahe ini sama sekali bukan kombinasi rasa yang buruk. Sebaliknya, saya suka banget. Yang mengejutkan adalah jus jeruk-jahe ini walaupun menghangatkan karena efek jahenya, tapi tetap menyegarkan. Dan ini tentu karena efek asam-manis si jeruk. Heboh!

Kesimpulannya: nyam-nyam. Saya suka.

Sekembali dari Berlin sudah beberapa kali saya membuat jus jeruk-jahe ini di rumah. Iya, jadi agak ketagihan. Apalagi kalau sedang nggak enak badan. Minum jus jeruk-jahe ini bikin badan hangat tapi juga segar. Halah! Eh.. bener kok. Cobain deh.

DSCF4468-edited 01

DSCF4464-edited 01

Tiga buah jeruk sunkist, dibelah dan diperas + 2 cm jahe, kupas dan diparut. Tuang ke dalam gelas, aduk rata. Minum. Sluurrrpp…

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: