Monthly Archives: January 2014

sweet lassi sederhana

Pernah coba minum lassi? Itu loh… minuman dingin dengan bahan dasar yogurt. Pertama kali saya mencicipi lassi ketika saya tinggal di Delhi. Yang saya cicipi adalah lassi manis. Sweet lassi. Bahan dasarnya sederhana. Yogurt tawar (plain yogurt), gula pasir dan sedikit air es. Setelah sekian lama absen, du hari yang lalu saya bikin yogurt lagi. […]

ketupat gulai sayur Padang

Duuhh… makanan yang satu ini enakkkk….. tak terkira. Salah satu favorit saya. Tapi sudah lama juga saya tidak bikin. Siang tadi saya melihat-lihat koleksi foto-foto lama. Termasuk yang bertopik makanan. Dan menemukan beberapa foto ketupat gulai sayur Padang yang pernah saya bikin. Kontan ngeces. Kayaknya sudah waktunya bikin lagi. Gulai sayur Padang yang biasa saya […]

selamat pagi aloo parantha!

Bumi basah dan alam sekitar gelap muram saat saya bangun pagi ini. Ah… Untunglah kemarin saya sudah membereskan dan membersihkan rumah habis-habisan. Jadi hari ini saya bisa sedikit santai. Hari yang gelap dan basah kurang mendukung mood untuk beberes rumah. Hari-hari semacam ini lebih asyik dinikmati dengan membaca atau merajut atau menjahit sambil mendengarkan musik […]

cupcake jahe

Ini hasil karya R, suami saya. Resep aslinya adalah cake jahe. Dia ambil dari salah satu program memasak di sebuah saluran televisi Belanda. Aslinya sih dicetak di loyang persegi panjang. Tapi hari itu R lagi ingin sedikit lebih repot dari yang seharusnya. Jadilah dia cetak adonan cake jahe itu dalam loyang muffin. Tentu dialasi wadah […]

panekuk Belanda

Setelah datang ke Belanda baru saya tahu bahwa Belanda punya panekuknya sendiri. Panekuk Belanda ini berbeda dari panekuk Amerika. Kalau panekuk khas Amerika agak tebal, terutama di bagian tengah, dan tidak terlalu lebar, maka panekuk Belanda justru lebar tapi tipis. Walaupun lebih sering disantap sebagai makan pagi, tapi panekuk di Belanda, khususnya yang disajikan di […]

stollen Natal yang terlambat

Kemarin, hari minggu, saya bangun lumayan pagi. Dan setelah ritual pagi yang dipersingkat, saya mulai “bergaul” dengan mesin jahit. Seharian. Menyulap celana panjang denim milik R yang lututnya sobek menjadi sebuah tas. Ini namanya mendaur ulang. Tas yang kemudian saya beri nama “tas denim 10 jam”. Sebab membuatnya, dari awal hingga selesai, menghabiskan 10 jam. […]

megono

Ini nama makanan khas kota Pekalongan, kampung halaman ayah saya. Megono dibuat dengan bahan dasar nangka muda yang dicacah kasar, kelapa yang tidak tua dan tidak muda dan diparut, serta bunga kecombrang.┬áDi Pekalongan dan sekitarnya sana megono yang siap santap sangat mudah diakses. Terkenal dengan nama hidangan sego megono. Atau nasi megono. Sego megono ini […]