dumpling a la Nepal dan Tibet

Seringkali ketika kami sedang sempat ngobrol face-to-face via facetime adik saya bercerita tentang makanan yang dia buat atau masak. Saya juga sih. Sesekali dia membuat dim sum atau dumpling. Duuhh..

Duluuu sekali, ketika kami kecil dan ayah kami belum kena diabetes kami cukup sering makan di restoran atau warung. Salah satu restoran yang kerap kami kunjungi adalah restoran masakan Cina di daerah Senen. Lokasinya di salah satu gang yg namanya saya lupa. Menu favorit saya di restoran itu adalah guo tie. Masuk dalam keluarga dim sum atau dumpling. Dan guo tie ini adalah dumpling tipe jiaozi yang digoreng di wajan datar (guo berarti wajan dalam bahasa Mandarin). Isinya tentu saja sangat mengandung babi. Pokoknya enak sekali. Sekarang saya sudah lupa bagaimana rasa guo tie di restoran itu. Setidaknya sudah 10 tahun saya tidak ke sana.

Nah, dumpling yang dibuat adik saya itu rupanya seperti guo tie di restoran di daerah Senen itu. Tentang rasanya… mmmm… pertama, seperti sudah saya bilang di atas, saya sudah lupa rasa enak guo tie di Senen itu. Kedua, seiingat saya, saya belum pernah mencicipi dumpling bikinan adik saya itu. Dulu ketika dia masih tinggal di Jakarta rasanya dia belum mulai dengan aktivitas membuat dumpling. Tapi saya yakin dumpling bikinan dia enak sekali. Sebab adik saya memang tukang masak yang ulung.. :)

Nah.. ceritanya saya ngiler. Tiap kali dia bilang dia bikin dumpling, saya ngiler. Nggak cuma ngiler pingin makan si dumpling tapi sebenarnya juga ngiler pingin mencoba membuatnya.

dumpling collage 02Nah lagi… ketika saya tinggal di Delhi untuk menjalani studi tari saya juga berkenalan dengan beberapa jenis makanan yang berasal dari Nepal dan Tibet. Salah satunya adalah momo. Momo adalah dumpling khas Nepal, Tibet dan beberapa negara kecil di sekitarnya. Bentuknya mirip bentuk jiaozi. Dibikin dalam dua versi, kukus dan goreng. Versi yang digoreng disebut kothey momo(s). Kedua versi ini disajikan dengan sambal dan kuah kaldu yang sangat menyegarkan.

Kekangenan pada momo(s), vegetarian ataupun non vegetarian, kukus maupun goreng, bikin saya tambah ngiler setiap kali adik saya cerita tentang dumplingnya itu. Dan kira-kira dua atau tiga minggu yang lalu, dalam ngobrol facetime kami, adik saya bilang dia mau beli dumpling. Well, kali itu dia membeli. Bukan membuat sendiri. Tapi tetap saja saya ngiler. Tambah parah malah.

Sampai akhirnya dua hari yang lalu saya akhirnya memberanikan diri untuk membuat si dumpling. Uhmm.. saya menyebutnya momo. Sebab dumpling momo itu yang terngiang-ngiang di benak saya. Juga yang rasanya masih saya ingat dengan jelas dan saya kangeni. Dan setelah googling selama sekitar satu jam untuk membanding-bandingkan beberapa resep online, akhirnya saya beranjak ke dapur untuk mulai beraksi. O ya, kulit dumplingnya sudah saya beli dua bulan yang lalu di toko oriental langganan.. hehehe..

DSCF0083-edited

Sebagai percobaan dua hari yang lalu itu saya membuat momo non vegetarian dengan menggunakan daging cincang campur, sapi dan babi. Kebetulan saya punya di freezer. Dan kekhasan momo adalah untuk isinya menggunakan kubis atau kol juga sebagai campuran. Nggak melulu daging cincang berbumbu. Makanya saya suka banget. Nggak mblenek dan mblengeri.

Sebenarnya membuatnya nggak sulit. Yang (paling) sulit itu melempit pinggiran kulit dumplingnya itu loh. Ribet banget. Mungkin karena ini kali pertama saya membuatnya. Jari-jari tangan saya masih belum trampil. Belum mudheng malah.. hehehe..

DSCF0086-edited

DSCF0087-edited

Eniwei… akhirnya jadi juga.. Beberapa buah dumpling dengan lempitan yang lumayan rapi. Sebagian besarnya dengan lempitan yang acak-acakan. Tapi rasanya doooongg…. nyaaaamm… Yang kurang cuma sambal dan kuah momo(s)nya. Memang saya nggak bikin. Malas. Tapi ternyata penting. Jadi lain kali mau bikin sambal dan kuahnya juga. Biar cita rasanya jadi komplit. Yuk yak yuk…

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: