pindi chole dengan roti balon

Bila ada cinta tentu saja ada rindu.

Saya cinta India. Khususnya Delhi. Dan tentu saja saya selalu rindu Delhi. Tidak hanya beberapa manusia yang saya kenal di sana. Tapi juga suasananya. Hiruk pikuknya. Seni budayanya. Barang-barang kerajinan budayanya. Dan tentu saja…. makanan-penganan khasnya.

Salah satu makanan khas India yang menjadi favorit saya adalah pindi chole. Dikenal juga sebagai pindi chana. Sebab kacang kabuli, bahan utama untuk membuat pindi chole ini, di India sana terkenal dengan nama adalah chana.

Hidangan pindi chole ini paling dikenal disajikan berpasangan dengan roti balon. Itu nama pemberian saya. Nama asli roti balon ini adalah bhatura atau bhature. Dan di berbagai restoran dan warung-warung pinggir jalan, penganan ini dikenal sebagai : chole bhatura atau chole bhature. Di beberapa restoran atau warung kita juga bisa menemukan nama lain dari hidangan ini. Chana bhatura.

O ya… chole bhature ini adalah makanan tradisional India yang berasal dari daerah Punjab. Tapi bisa ditemukan di mana-mana di seantero India.

Sudah lamaaaa… sekali saya ingin bisa membuat hidangan yang satu ini. Tentu saja karena ini salah satu makanan India favorit saya itu tadi. Tapi tiap kali melihat resep berikut fotonya, baik di buku resep maupun di internet, hati saya langsung ciut. Dalam bayangan saya kok membuatnya bakal sulit sekali. Untung di awal tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Delhi lagi. Itu setelah hampir 7 tahun berselang ketika akhirnya saya harus meninggalkan negara yang menjadi rumah kedua saya itu, setelah menyelesaikan studi tari. Dan tentu saja saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati chole bhature di negara asalnya itu.

Bila dibandingkan dengan harus berpuasa makan chole bhature selama hampir 7 tahun lamanya, 9 bulan tidak ada apa-apanya. Sembilan bulan ini lama saya berpuasa chole bhature terhitung sejak meninggalkan Delhi akhir februari yang lalu. Tapi kok rasa kangen-klangenan akan chole bhature ini terasa begitu kuat. Sampai-sampai sejak dua minggu terakhir ini saya berkali-kali membolak-balik buku resep makanan India koleksi saya. Juga bolak-balik meneliti beberapa resep dari internet.

Percaya atau tidak? Saya tetap saja merasa ciut hati untuk mencobanya. Bedanya… kali ini saya toh nekat mencoba membuatnya.

Kacang chananya sudah lama saya beli siap pakai dalam kemasan kalengan dari supermarket langganan saya. Teronggok menganggur di lemari penyimpanan bahan-bahan makanan menanti untuk diolah lebih lanjut. Tomatnya saya pakai 4 buah yang ukuran sedang dan saya blender kasar. Satu butir bawang bombay dan 1-2 cabe rawit yang semua saya cacah halus. Begitu juga jahenya. Bumbu-bumbu lain — ketumbar, jintan, cabe merah, kunyit dan garam masala — saya gunakan yang bubuk. Kecuali tentu saja kayu manis dan daun salam Eropa (bay leaf, saya pakai yang kering). Satu ikat daun ketumbar segar dicuci bersih dan dirajang halus. Dibagi menjadi dua bagian: 3/4 bagian untuk dicampurkan ke dalam pindi chole dan 1/4 bagian sisanya untuk taburan. Tentu saja tak lupa garam secukupnya.

Panaskan 2-3 sdm minyak goreng dalam wajan yang sedang besarnya, tumis jahe hingga harum dan kuning keemasan. Masukkan bawang bombay dan rawit cacah, aduk rata dan tumis hingga harum dan layu. Masukkan semua bumbu bubuk dan kayu manis serta daun salam Eropa, aduk rata dan tumis sebentar hingga harum lalu tambahkan tomat yang telah diblender dan garam secukupnya. Aduk rata dan masak terus hingga mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api dan masak terus hingga minyak keluar. Masukkan kacang chana rebus dan air 1 cangkir, aduk rata. Masak terus dengan api kecil hingga air hampir habis dan pindi chole nyemek-nyemek saja. Masukkan daun ketumbar cacah. Aduk rata, masak 1 menit. Matikan api.

Untuk membuat bhatura, si roti balon, diperlukan 1 cangkir terigu protein tinggi + 1/2 sdm baking soda + 1 jumput garam + 1 sdm minyak goreng + 1/4 cangkir yogurt (optional) + air secukupnya untuk menguleni. Campur terigu, baking soda dan garam, aduk rata. Tambahkan minyak goreng. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil tepung diaduk rata. Uleni hingga kalis dan elastis. Tambahkan air bila adonan masih terasa kering. Bulatkan adonan, lumuri dengan sedikit minyak goreng. Bungkus dengan cling film. Istirahatkan selama 1 jam. Lalu bulatkan adonan menjadi bulatan-bulatan kecil sebesar bola bekel kecil. Lumuri dengan sedikit minyak lalu gilas di atas permukaan yang licin dan telah diolesi sedikit minyak. Lalu goreng dalam minyak panas. Hanya dibutuhkan waktu maksimal 1 menit untuk menghasilkan roti balon/bhatura yang kuning kecoklatan.

Rahasianya adalah: minyak harus benar-benar panas untuk menghasilkan roti yang menggembung seperti balon. Tips ini saya sadari setelah menggoreng beberapa buah bhatura yang hanya mengelembung kecil-kecil di sana-sini. Bukan jadi roti balon malah jadi roti dengan gelembung mirip bisul besar-kecil di sana-sini. Hu..hu..hu…

Foto di bawah ini menunjukkan hasil dari teknik menggoreng yang benar dan yang salah… ;)

Hidangkan bhatura segera bersama pindi chole.

Di India sana, chole bhature biasanya disajikan dengan menambahkan salad sederhana a la India: beberapa irisan tomat dan bawang bombay ungu yang ditaburi dengan sedikit garam, lada hitam dan air jeruk nipis. Dan tentu saja tak lupa dengan menambahkan beberapa acar campur khas India. Sabzi ka achaar. Saya tidak punya. Jadi saya pakai mango pickle produksi Patak’s. Voila!!

* * * * * * *

Advertisements

2 comments

  1. Chana bhatura itu makanan favorit saya dulu dan sudah kampir 15 tahun saya puasa makan chana bhatura. Aneh…di setiap restoran India di Jakarta mereka ga pernah menyediakan makanan tsb. Miss it very much……

    1. hai mbak Ati Arsad,
      terima kasih sudah mampir di blog Kitchen Epic. Iya, chana bhatura selalu ngangenin. Favorit saya juga. 15 tahun itu waktu yang lama sekali. Tidak tergelitik untuk mencoba membuatnya, mbak? :)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: