rauwkost + 4 lembar roti tawar gandum = makan malam

Rauwkost dalam bahasa Belanda bisa diartikan sebagai salad mentahan. Jadi sayur-sayur yang digunakan tidak dimasak. Hanya dicuci bersih dan kemudian dipotong-potong sesuai selera.

Biasanya rauwkost atau salad mentahan ini diberi saus (Ingg.: dressings) untuk memberi rasa. Kalau di Indonesia, khususnya di Jakarta berbagai salad gaya Eropa biasanya diberi dressing thousand island sauce yang mengandung mayonaise. Menurut saya salad kalau diberi saus thousand island dressing kok berasa mblenek. Jadi nggak segar lagi.

Saya lebih suka pakai saus yang lebih ringan saja. Bikin sendiri lah. Minyak zaitun, garam, lada hitam bubuk, 1 siung bawang putih cacah dan sedikit air perasan jeruk nipis/lemon. Variasi pribadi lah pokoknya.

Tadi malam saya malas masak. Tapi tidak ada makanan siap santap juga. Padahal lapar dan memang sudah waktunya makan malam. Melihat ke luar jendela belakang, ke kebun belakang, selada-selada yang saya tanam sudah siap dipanen. Akhirnya saya pergi ke luar, ke kebun belakang, memetik beberapa lembar daun selada keriting merah dan hijau dan daun selada petik. Iya, nama daun selada yang satu itu memang daun selada petik. Semakin sering dipetik, semakin ganas tumbuhnya. Sampai-sampai kami kewalahan mengkonsumsinya. Hahaha…

selada keriting merah dan hijau

selada petik yang ganas

Untunglah dua minggu ini kami punya dua dewa penyelamat. Berkaki empat. Berkumis. Bertelinga panjang. Berbuntut pendek. Bertompel. Satu warna hitam. Satunya lagi coklat muda. Teman baik saya yang tinggal di Rotterdam memberi mereka julukan: si Duo Tompel. Hahaha… Ini dia penjahatnya… eeeehhh, salah… dewanya:

Selain dua macam selada yang tinggal metik di kebun belakang itu, saya juga menambahkan dua buah tomat, satu buah paprika merah dan separo butir bawang bombay merah. Saya potong-potong sesuai selera. Sekenanya. No rules apply!

Tapi kemarin malam saya tidak menggunakan minyak zaitun dkk sebagai sausnya. Saya pakai spek. Kalau di Indonesia dikenal dengan nama samcan. Lemak babi. Saya membeli yang masih banyak dagingnya. Di sini spek dijual dalam wadah dalam bentuk sudah dipotong kecil-kecil. Jadi tinggal ditumis hingga matang. Selesai. Lalu dicampurkan ke campuran rauwkost. Tidak perlu garam juga karena spek sudah gurih. Saya tinggal menambahkan lada hitam bubuk saja.

Roti tawar gandumnya saya olesi minyak zaitun yang dicampur dg bawang putih ulek, garam dan lada. Lalu saya panggang dalam wajan anti lengket hingga kemriuk. Dipanggang tanpa olesan minyak apapun juga tidak apa sebenarnya.

Rauwkost disantap dengan 4 lembar roti tawar gandum panggang ternyata mengenyangkan. Sehat. Yang jelas buat saya, tidak berat. Makan malam yang ringan tapi mengenyangkan. :)

O ya… Kadang spek saya ganti dengan daging ayam. Biasanya saya memakai daging dada ayam tanpa kulit dan tulang. Dipotong dadu kecil-kecil. Ditumis dengan 2-3 sendok makan minyak zaitun atau minyak bunga matahari hingga matang. Tentu saya tidak lupa menambahkan garam dan lada. Kadang saya beri juga rajangan daun seledri. Enak! Lalu tuangkan tumisan potongan daging ayam + minyak tumisannya ke dalam wadah berisi rauwkost. Aduk-aduk rata. Hidangkan.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: