Indian non-vegetarian subzi pulao

Seringkali saya kebelet makan makanan India. Tiba-tiba saja. Seperti tiga hari yang lalu dan hari ini, misalnya. Dadakan saya kepingin makan pulao.

Pulao adalah satu masakan tradisional India yang berasal dari daerah Utara. Ini hasil pengaruh budaya kuliner Timur Tengah. Di sana bukan pulao namanya, tapi pilav.

Terbuat dari bahan utama beras, pulao bisa divariasi sebagai santapan vegetarian maupun non-vegetarian. Bahan-bahan lainnya tentu saja beberapa jenis bumbu dapur khas India dan beberapa jenis sayuran. Yang biasa digunakan adalah kacang polong, paprika merah-hijau, kembang kol dan wortel. Bumbu dapur yang dipakai adalah biji jinten, daun salam Mediterrania (laurel atau bay leaf), kapulaga hijau (green cardamom), cengkih, kayumanis batangan dan bawang bombay merah.

Dulu ketika tinggal di Delhi, jenis pulao yang selalu saya santap, bikinan teman ataupun hasil masakan sendiri, adalah vegetarian vegetable pulao. Hari ini – tadi pagi, tepatnya – saya membuat vegetable pulao dengan irisan samcan (chopped pork belly). Kalau tiga hari yang lalu saya juga membuat non-vegetarian vegetable pulao yang saya cemplungi irisan daging dada ayam tanpa kulit.

Resepnya saya ambil dari buku resep masakan India yang saya beli di Toko Buku Gramedia di Jalan Matraman Raya bertahun-tahun yang lalu. Buku tersebut ditulis oleh Ibu Molina Hazuria. Buku aslinya ditulis dalam bahasa Inggris. Buku yang saya beli adalah versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

Berikut ini adalah resep untuk membuat pulao sayuran vegetarian khas India. Bila ingin membuat pulao dengan versi non-vegetarian, bisa menambahkan 1 potong daging dada ayam tanpa kulit dan tulang atau daging kambing yang dipotong dadu sebesar 1 ruas ibu jari tangan.

Selamat mencoba ya! :)

* * * * *

Indian Subzi Pulao

Bahan-bahan:
1 cangkir beras (pakai cangkir takaran dari rice cooker), cuci bersih, tiriskan
1 buah paprika merah, cuci bersih, iris sesuai selera
1 buah paprika hijau, cuci bersih, iris sesuai selera
1 buah wortel, kupas, cuci bersih, iris sebesar jari kelingking
3 kuntum besar kembang kol, cuci bersih, belah-belah
1 cangkir kacang polong, segar atau beku
11/2 cangkir air biasa + 1/2 cangkir air panas
3-4 sendok makan ghee (clarified butter) atau minyak bunga matahari

Bumbu:
1 butir bawang bombay merah, kupas, cuci bersih, iris sesuai selera
1 sendok teh biji jinten
2 lembar daun salam Mediterrania (laurel/bay leaves)
5 cm batang kayu manis
4 butir kapulaga hijau
5 buah cengkih
3-4 lembar saffron atau 1/4 sendok teh kunyit bubuk (saya pakai kunyit bubuk)
garam secukupnya
lada putih/hitam secukupnya (bila suka)

Cara memasak:
1. panaskan ghee atau minyak bunga matahari dalam sebuah wajan anti lengket yang besar dan ada tutupnya dengan api sedang cenderung besar. Masukkan semua bumbu kecuali saffron atau kunyit bubuk. Goreng selama 3-5 menit hingga bumbu harum dan bawang bombay merah berkaramel.
2a. Bila membuat pulao yang non-vegetarian, ini saatnya memasukkan potongan-potongan daging. Aduk rata dan masak hingga daging berubah warna.
2b. Bila memasak pulao yang vegetarian, setelah bumbu harum dan bawang berkaramel, masukkan semua jenis sayuran satu per satu. Aduk rata. Masak/tumis selama 2 menit.


4. Masukkan beras yang telah dicuci bersih dan kunyit bubuk. Aduk rata hingga semua tercampur rata. Masak/tumis selama 3 menit sambil sesekali diaduk agar tidak gosong. Kecilkan api sedikit menjadi sedang cenderung kecil.


5. Tuangkan 11/2 cangkir air. Aduk rata. Tutup wajan tapi tidak sampai rapat. Biarkan air mendidih. Bila air sudah separonya diserap oleh beras, aduk rata dan tutup rapat wajan. Masak hingga beras matang menjadi nasi. Cek dan aduk rata sesekali agar bagian dasar tidak menjadi gosong.


6. Bila air sudah diserap habis oleh beras tapi masih akas, tambahkan 1/2 cangkir air panas. Aduk rata, tutup rapat wajan dan lanjutkan memasak hingga nasi matang.


7. Bila pulao sudah matang, cicipi. Matikan api. Hidangkan pulao selagi masih panas dengan sesendok makan dahi (yogurt).

Tips:

1.Dalam resep aslinya beras yang diperlukan adalah yang beras basmati. Keunikan beras basmati adalah biji berasnya panjang-panjang. Cuci bersih, rendam selama tidak lebih dari 20 menit lalu tiriskan.

Tapi saya tidak punya persediaan beras basmati di rumah. Jadi yang saya pakai adalah beras yang sehari-hari saya pakai untuk memasak nasi. Beras cuma saya cuci bersih. Setelah itu langsung saya tiriskan tanpa merendamnya terlebih dahulu selama 20 menit. Ini saya lakukan cuma karena saya khawatir nasi pulao akan jadi terlalu lembek bila saya rendam terlebih dahulu.

2. Bila ingin/suka, bisa menggunakan 3 cm jahe sebagai bumbu. Setelah dikupas dan dicuci bersih, bisa diparut atau dicacah. Tumis jahe bersama bumbu yang lain sesuai instruksi cara memasak.

3. Bila membuat pulao dengan daging, menurut saya yang paling enak adalah daging ayam atau daging kambing.

4. Dalam gambar bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pulao saya juga menggunakan 2 buah cabe hijau besar manis Turki. Saya menggunakannya juga hanya karena sedang tersedia di dapur saya. Bisa ditiadakan.

5. Ketika menghidangkan, hiasi dengan daun ketumbar. Dalam gambar saya menggunakan daun basil. Alasannya sederhana. Saya sedang kehabisan daun ketumbar.

* * * * * * *

Advertisements

One comment

  1. hi there, great recipes u’ve had….
    just get rid of the ghee and substitude with olive oil or rice brand would be perfect for my meals…..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: