kue cubit dengan cetakan poffertjes Belanda

Entah apa yang tadi bikin saya tiba-tiba mampir di blog resep Sambel Dapur. Tapi di blog itu saya terpaku pada resep kue cubit.

Dulu saya pernah coba bikin. Saya sudah lupa pakai resep yang mana dan dari blog siapa. Tapi percobaan itu nggak terlalu sukses. Jadi mungkin itu sebabnya saya tidak mencoba mengingat-ingat si resep dan asalnya.

Resep yang ditawarkan di blog Sambel Dapur ini terasa sederhana. Dan yang buat saya jadi menggiurkan untuk langsung dicoba adalah karena jumlah takaran bahan-bahannya minimalis. Jadi, kalaupun gagal, tidak terlalu membutuhkan usaha untuk menghabiskan kue cubit yang gagal itu.

Tapi ternyata resep kue cubit yang ini benar-benar oke punya. Mantap! Hasilnya bagus… :) Cuma saja, cetakan poffertjes ala Belanda kan cekungannya nggak dalam. Jadi kue cubitnya juga jadinya nggak tebal-tebal. Tapi yang penting tetap enak.

Tidak seperti biasanya — suka sok tahu — kali ini saya mengikuti resep persis seperti yang dituliskan. Tapi kalau besok-besok saya bikin kue cubit lagi, walaupun akan tetap pakai resep ini, jumlah takaran gulanya akan saya kurangi dari 100 gram menjadi 70-75 gram. Buat saya, 100 gram gula itu masih terlalu manis. Memang beginilah nasib mahluk non-sweet-tooth. Sensitif banget dengan rasa manis… Tapi saya tidak menyesali kok. Bahkan mensyukurinya… :)

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: