potato-red beet root salad

Sudah lama saya ingin membuat salad ini lagi. Tapi ketika itu saya tidak bisa mendapatkan bit merah yang segar. Musim bit merah belum tiba. Jadi saya batalkan. Lebih baik sabar menunggu hingga bit merah segar bisa dibeli di pasar atau di supermarket.

Jumat lalu, seperti biasa, saya ke pasar di Arnhem. Banyak kios sayuran yang menjual bit merah. Saya mampir ke salah satu kios untuk melihat apakah bit merah yang mereka jual segar atau tidak. Ternyata iya. Segar. Asyik. Musim bit merah sudah tiba.

Saya membeli 5 buah yang ukuran besarnya sedang. Masih kencang. Gempi kalau kata orang Jawa. Pasti baru beberapa hari sebelumnya dipanen.

Ron suka sekali salad yang satu ini. Dan dia bisa makan banyak. It’s his childhood salad. Ibunya dulu sesekali bikin juga. Dan mereka menyantapnya dengan ikan haring dan ketimun kecil yang diacar. Zure haring en augurk dalam bahasa Belanda. Pickled herring and gherkin dalam bahasa Inggris.

Pertama kali saya membuat salad kentang-bit merah ini untuk acara barbeque keluarga di kebun belakang rumah kami. Itu kira-kira 4 tahun yang lalu. Ternyata bukan saja mereka menyantap si salad dengan penuh semangat, tapi salad ini juga membangkitkan kembali semangat untuk mengenang masa lalu di keluarga Ron. Dan sejak itu menjadi tradisi.

Dan seperti judulnya, salad ini tentu saja menggunakan kentang sebagai salah satu bahan dasar. Kentang dan bit merah dicuci bersih dengan cara menyikat kulit luarnya di bawah air keran mengalir. Kemudian direbus hingga cukup empuk. Lalu dibiarkan hingga dingin baru dikupas dan dipotong dadu agak besar. Merebus kentangnya dengan membubuhkan 1 sdm garam. Jangan membubuhkan garam untuk merebus bit merah.

Sambil menunggu kentang dan bit merah dingin, saya membuat sausnya.

1-2 butir bawang bombay
4 siung bawang putih
2-3 butir telur rebus
1 – 1 1/2 cup mayonaise
3 sdm mosterd dijon
1 sdm air jeruk nipis/lemon
lada hitam sesuai selera
garam (optional)
4-6 sdm seledri cacah
2 sdm seledri cacah kasar untuk taburan

Bawang bombaynya dipotong dadu kecil atau dicacah dan bawang putihnya dihaluskan. Telur rebusnya dihancurkan kasar-kasar saja pakai garpu. Campur mayonaise, mosterd dijon, lada hitam bubuk dan air jeruk nipis dalam sebuah wadah, lalu aduk rata. Bila menggunakan mosterd dijon, harus berhati-hati menggunakan garam, karena mosterd dijon biasanya sudah asin. Cicipi dulu campuran sausnya sebelum menambahkan garam. Lalu masukkan cacahan bawang bombay, bawang putih, telur dan seledri cacah ke dalam saus mayonaise. Aduk rata. Cicipi.

Tuangkan sebagian saus ke dalam wadah berisi kentang. Dan sebagian lainnya ke dalam wadah berisi bit merah. Aduk rata menggunakan dua sendok besar yang berbeda, sebab bit merah memberi warna. Luntur. Cicipi lagi rasanya. Tambahkan bumbu yang masih terasa kurang pas.

Menyajikannya dengan cara menyendokkan kentang dan bit merah bergantian ke dalam mangkok/wadah saji. Tujuannya agar tidak perlu terlalu banyak mengaduk yang mengakibatkan salad kentang berubah warna menjadi merah keunguan karena kelunturan warna bit merah. Jadi aduk sekadarnya saja asal tercampur. Lalu taburi seledri cacah. Hidangkan dalam suhu ruang. Salad ini bisa juga dihidangkan dingin dengan terlebih dahulu menyimpannya di dalam lemari pendingin.

Bila ingin, kita bisa menyantap salad ini dengan anchovies atau sardin yang diawetkan dalam minyak.

Selamat mencoba!

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: