melting moments dalam dua warna pastel

Beberapa hari yang lalu adik saya bilang ingin melting moments. Apaan tuh? ternyata kue kering. Cookies. Yang tengahnya ada mentega gulanya. Sandwiched cookies. Dan seperti biasa, kalau dengan cerita atau keinginan dari seseorang tentang makanan, saya jadi latah. Ingin membuatnya juga. Tidak selalu ingin mengkonsumsinya. Tapi membuatnya. Tergelitik oleh tantangan. Bisa nggak ya membuatnya.

Jadi kemarin siang saya membuatnya. Melting moments cookies.

Kebetulan cuaca seharian kemarin itu mendung. Angin juga bertiup kencang. Bahkan diselingi gerimis. Kesempatan yang baik untuk menyibukkan diri di rumah. Di dapur, tepatnya.

Seperti kebanyakan resep cookies lainnya, membuat melting moments cookies ini sama sekali tidak sulit. Mentega, gula halus dan tepung custardnya dicampur dan diaduk rata jadi satu. Menteganya dikocok pakai mixer hingga lembut. Setelah itu campuran tepungnya dituangkan ke dalam wadah berisi mentega kocok dan diaduk hingga tercampur rata menjadi adonan kue kering yang siap dipulung. Lalu sesendok kecil adonan dipulung bentuk bulat. Taruh di atas loyang yang sudah dilapisi kertas roti. Bila sudah selesai mengerjakan semua adonan, pipihkan semua bulatan adonan dengan sebuah garpu. Panggang dalam oven panas dengan suhu 160º C selama 15 menit atau sampai matang tapi warna cookies belum berubah menjadi kuning kecoklatan. Keluarkan dari oven dan dinginkan di atas rak jali.

Saya membuat adonan cookiesnya dengan memberi 2 tetes pewarna oranye. Jadinya warna oranye pastel. Cuma agar sedikit beda. Lagipula di Belanda sini banyak orang sedang demam sepakbola karena UEFA Euro 2012 baru dimulai kemarin. Ron, suami saya, kan orang Belanda. Walaupun pada dasarnya dia bukan penggemar olahraga sepakbola, tapi kalau kejuaraan piala Eropa dan kejuaraan piala dunia, dia pasti nonton. Jadi, ini saya anggap sebagai bentuk partisipasi minimalis di rumah kami atas diselenggarakannya UEFA Euro 2012. Dan dia bisa menonton pertandingan sepakbola UEFA Euro 2012 ini sambil menikmati melting moments. Hhmmm…

Tapi saya ingin ada warna saya juga untuk menjadi bagian dari melting moments ini. Mana tahan untuk tidak memikirkan diri sendiri juga. Dan saya suka warna hijau. Ah, untuk warna mentega gulanya saja. Kenapa tidak? So be it!

Lagi-lagi mixer elektrik saya karyakan. Untuk mengocok mentega hingga lembut. Gula halusnya saya kocok bersama mentega, parutan kulit dan air jeruk lemon juga. Dan adonan mentega gula itu saya beri 2 tetes pewarna hijau. Jadilah warna hijau pastel. Indah deh.  Sayangnya gula halus yang saya pakai adalah gula halus produksi rumah. Homemade icing sugar. Jadi ya tidak halus-halus amat. Terlihat nyata di hasil akhir mentega gula yang saya buat. menteganya serasa mengandung pasir. Karena gulanya tetap tidak bisa menyatu dengan si mentega. Aahh ya. melting moments ini cuma untuk dikonsumsi sendiri. Jadi tekstur yang kurang halus itu tidak penting buat saya. Yang jelas rasanya….mmmm… nyaamm.. Manis yang nyata tapi tidak legit menggigit. Yang jelas segar sebab ada rasa jeruk lemonnya juga.

Resepnya saya ambil dari sini.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: