hari yang mendung

Kemarin, jumat, cuaca mendung dari pagi. Malah sempat hujan juga. Saya jadi wegah pergi ke pasar di Arnhem. Jadi saya tinggal di rumah saja, beberes. Juga ngobrol online sama mami.. :)

Waktu dapur sudah beres lagi, saya jadi tergoda untuk bikin roti. Kebetulan di rumah juga sudah tidak ada roti. Lagian sekarang kalau mau bikin roti juga lebih mudah. Sebab sejak sebulan terakhir saya menguleni adonan roti pakai mesin roti. Jadi yang perlu saya lakukan cuma menimbang dan menakar bahan-bahannya saja.

Lagi-lagi saya bikin roti dengan resep dari blog uit de keuken van Levine. Karena memang butuhnya roti tawar biasa. Hanya saja 80 gram tepung terigu putih saya ganti dengan 80 gram tepung whole wheat.

Setelah selesai diuleni oleh si mesin, adonan saya tuang ke dalam wadah agak besar dan tutupi dengan aluminium foil untuk dibiarkan mengembang hingga 2x. Itu kira-kira selama 1-1,5 jam. Setelah itu adonan saya kempiskan dan bentuk bundar saja. Tidak dimasukkan ke dalam cetakan roti tawar. Sebab tidak akan muat di dalam oven saya yang super imut itu. Lalu adonan yang sudah saya bentuk bundar saja itu saya taburi dengan sedikit tepung lalu saya tutupi dengan serbet kering dan bersih dan saya sisihkan selama 1,5 jam supaya mengembang 2x semula.

Menjelang 1,5 jam selesai saya nyalakan oven 220 derajat Celcius. Ketika panas oven sudah bagus saya letakkan adonan roti siap panggang itu dalam loyang. Permukaan roti saya kerat agak dalam dan saya taruh dua potong mentega di tengah keratan. Lalu saya masukkan ke dalam oven untuk dipanggang. Setelah 15 menit pertama, turunkan suhu menjadi 200 derajat Celcius dan teruskan memanggang selama 30 menit atau sampai matang kecoklatan.

Setelah roti kira-kira matang, keluarkan dari oven dan cek kematangannya. Alasi tangan dengan serbet kering yang bersih. Letakkan roti terbalik, lalu ketuk bagian dasar roti dengan jari. Bila bunyi yang dihasilkan terdengar seperti berongga, maka roti sudah matang. Bila bunyi yang dihasilkan masih terdengar seperti padat, panggang kembali roti selama 5-10 menit. Bila bagian permukaan roti sudah cukup coklat, tutupi bagian permukaan roti dengan selembar aluminium foil agar permukaan roti tidak menjadi terlalu coklat atau bahkan gosong karena terpapar panas oven.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: